April 4, 2026
20250903_101443

Ponorogo, Netrakrisna.com // Polres Ponorogo Polda Jawa Timur bersama komunitas ojek online (ojol) berhasil menggagalkan empat orang yang berupaya menyusup hendak ikut aksi demo. Modusnya, mereka menyamar sebagai driver ojol.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, penggagalan itu berkat penyekatan yang dilakukan di seluruh wilayah Ponorogo sebagai langkah antisipasi.

“Kita laksanakan penyekatan di 21 kecamatan, sasarannya setiap kelompok orang yang mungkin dicurigai dan bisa membahayakan kamtibmas. Ada 4 orang yang kita amankan,” ujar AKBP Andin kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Menurutnya, modus kelompok tersebut adalah menyamar sebagai ojol untuk mengelabui petugas. Namun, berkat kerja sama dengan komunitas ojol Ponorogo, penyamaran itu berhasil dibongkar.

“Dari teman-teman ojol yang bergabung dengan Polres Ponorogo, ada yang mendapati sekelompok orang mengaku ojol. Setelah dicek, ternyata mereka bukan bagian dari ojol Ponorogo. Justru ketua asosiasi ojol sendiri yang ikut mengamankan,” jelas AKBP Andin.

Kapolres menegaskan, keempat orang itu tidak membawa perlengkapan berbahaya. Namun pihaknya tetap waspada karena ada indikasi mereka ingin memanfaatkan situasi.

“Kalau ada modus seperti itu, artinya ada niatan untuk bergabung di tempat aksi, memanipulasi petugas. Kita pastikan Ponorogo tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

AKBP Andin menambahkan, sekitar 350 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan, terdiri dari Brimob, Kodim, Polisi Militer, hingga jajaran Polres.(Tar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *